13 Januari 2011

Aneh, Banjir tapi Kekeringan

Tulisan ini terinspirasi dari acara di sebuah TV swasta (lupa apa nama acaranya). Intinya, acara tersebut mengungkap sejumlah fakta unik (aneh,red) yang terjadi di Indonesia dan hanya di Indonesia. Nah, saya mau mengungkap hal unik juga, tentunya peristiwa yang saya sering amati di lingkungan sekitar. Yah, dimana lagi kalau bukan peristiwa di kampus (UNH*S, red). Tempat menimba ilmu sekaligus tinggal saya (maklum saya ini tinggal di kampus)...
Awal tahun 2011, Januari, curah hujan tertinggi di Makassar sejak beberapa bulan terakhir. Berbagai masalah klasik muncul, yang tren adalah banjir. Pembangunan, terutama ruko, yang tidak terkendali menjadi salah satu penyebabnya. Tak terkecuali di Jl. Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea. Bahkan UNH*S yang didaulat sebagai daerah resapan air tak luput ari banjir. Ruas jalan Pintu 1 UNH*S bagaikan kolam dadakan, serta beberapa tempat dalam lingkungan UNH*S.
Namun, fakta di atas sangat kontras dengan kondisi beberapa toilet di UNH*S (tidak usah saya tunjukkan) yang malah kekeringan (tidak ada air,red), sampai berhari-hari. Ini sebenarnya masalah klasik bin klasik yang sengaja dibiarkan begitu saja, entahlah. UNH*S yang bermimpi menjadi world class university. Sepertinya mimpi itu tidak akan terwujud jika toiletnya masih semrawut, lucu kan kalau UNH*S gagal menjadi world class university karena toiletnya tidak beres. Ini yang saya sebut, made in UNH*S; Banjir tapi kekeringan.
Ah, sudahlah...

2 komentar:

Najmatul mengatakan...

Makanyaa,, tugas mu itu..
Angkat air yang tergenang di pintu 1 terus isi bak kamar mandi di lantai 4...
Dengan begitu, niscaya tdk akan kering lagi kamar mandi...
heheheee..

Kasim Muhammad mengatakan...

haha,..
songkolo...